Warga Serbu Pendaftaran Mudik Gratis

DAFTAR : Warga saat antri mendaftar mudik gratis di Kantor Dinas Perhubungan Kota Bekasi, kemarin.PRISKA/RADAR BEKASI

DAFTAR : Warga saat antri mendaftar mudik gratis di Kantor Dinas Perhubungan Kota Bekasi, kemarin.PRISKA/RADAR BEKASI

DINAS Perhubungan Kota Bekasi pada tahun ini membuka program mudik gratis.Pendaftraan yang ulai dibuka pada senin kemarin di Kantor Dishub Kota Bekasi, diserbu masyarakat.

Koordinator Pengawas Mudik Gratis Dishub Kota Bekasi, Andreas Sora, pihaknya hanya menyediakan tempat untuk pendaftaran tersebut. Dirinya menuturkan bahwa program oleh Kemenhub dapat membantu peminat mudik gratis tersebut terutama bagi warga Bekasi.

“Disini Dishub hanya sebagai tempat untuk lokasi pendaftaran Mudik Gratis oleh Kemenhub. Karena Dishub belum dapat menyediakan banyak kuota bagi warga Bekasi yang mau mudik, jadi menurut saya program ini sangat membantu bagi warga Bekasi yang berminat,” ujarnya saat ditemui oleh Radar Bekasi, Senin (16/5).

Sementara itu,  Staff Pengawas Pendaftaran Mudik Gratis dari Kemenhub RI, Triastuti Prasanti mengatakan,  pendaftaran ini dibuka dimulai tanggal 16 Mei hingga 17 Juni mendatang. Persyaratan yang harus dipenuhi yaitu,  membawa fotokopi KTP, KK, STNK dan SIM.Bagi keluarga, pemesanan hanya dibatasi untuk 2 orang dewasa dan balita dibawah umur 3 tahun.

Dia mengatakan, Kemenhub menyediakan kuota Mudik Gratis tahun ini sebanyak 16.800 untuk kursi bagi pemudik di wilayah Jabodetabek. Mereka akan  diberangkatkan dari Taman Mini pada tanggal 2 Juli menuju 9 kota mudik yakni Purwokerto, Kebumen, Wonogiri, Magelang, Solo, Smarang, Yogyakarta, Tegal dan Wonosobo.

Sementara untuk arus balik,pihaknya menyediakan kuota sebesar 7.200 kursi yang diberangkat dari kota Yogyakarta, Solo dan Semarang pada tanggal 16 Juli,”Untuk pendaftarannya juga bisa lewat online dengan buka web mudikgratis.dephub.go.id dan nantinya kode booking bisa ditukarkan disini (Dishub). Bus yang disediakan pakai AC dengan 2-2 seat. Kelayakan bus dan supirnua juga akan diperiksa sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Lanjut Triastuti, tak ada kuota khusus bagi pendaftar, karena program ini dibuka di semua kota se-Jabodetabek. Sehingga pemudik harus sesegera mungkin mendaftar jika ingin ikut dalam program ini, dengan memakai sistem siapa cepat dia dapat. (Aka)